Pilkada Jatim 2008
Hari ini tanggal 23 Juli 2008, pemilihan gubernur secara langsung pertama kalinya diadakan di Jawa Timur. Seluruh masyarakat Jatim diberikan kesempatan untuk menentukan hak pilihnya. Tapi sayang, menurut KPU Jatim angka golput untuk pilkada Jatim ini lumayan besar yaitu sekitar 39%. (ck..ck.. lumayan banyak oueey..) * Tetapi masih lebih kecil dibandingkan dengan angka golput di Jawa Tengah yang mencapai sekitar 45% (wow..beda dikit). Ada apa gerangan.. hmm.. saya juga kurang paham. Mungkin diantara warga (juga saya, tapi nda golput lho…) masih kurang yakin dan kurang percaya akan janji-janji para cagub-cawagub.
Ada perbincangan menarik dari salah seorang warga dengan saya, sebut saja Mbak Atin, ketika saya membeli sarapan (wah nyoblos bs membuat lapar jg hi..) di warung kecil nya.
“Mbak, nda nyoblos?”
“Nda, mas…”
“Lha nyapo to.. mbak…” (Lha, kenapa mbak)
“Lek nyoblos, paleng sing dadi nda’ eling karo wong koyo ngene iki…” (Kalo nyoblos, paling2 yg jadi gubernur tidak “ingat” kepada orang2 seperti saya)
Wew.. saya hanya diam (ga’ berani nyangkal). Meskipun dalam hati kurang setuju… saya juga memahami kondisi saat ini.
Saya hanya berpikir, kalau hal tersebut masih saja dilakukan, kapan warga Indonesia menjadi warga negara yang baik.!! Kapan kita maju! Katanya mau bangkit.. gitu loh…
* sumber dari berita sore di ANTV (nda promosi loh)




Leave your response!